Pejuang Pencari Nafkah Sejati

Duduk bersandar ditembok  kumuh
Dengan penuh peluh disekujur tubuh
Tatap sendu terlihat lusuh
Tempat berteduh saat badan mulai rapuh

Siang begitu terik
Matahari panas bak membakar bumi
Saat raga menelusuri hari
Mencari serpihan rezeki yang mugkin terberi

Motor tua yang ditunggangi
Membawa setumpuk barang hasil kreasi
Dijajakan dengan harap tinggi
Untuk bahagiakan anak istri

Perjuaganmu suci
Pencari nafkah sejati
Tak menyerah drngan kondisi
Agar hidup mempunyai harga diri
Keberkahan dan Ridho illahi yang dinanti

Wien 250921


Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer