Drama Tragis Dibalik Sidang Akhir



Akhir dri sebuah pergulatan menempuh Pendidikn Tinggi adalah Sidang akhir
Dimasa Pandemi Covid ini semua serba online, dari mulai kuliah, belajar tugas tugas sampai Ujian dan Sidang Akhirpun semua dilaksanakan dgn  online, banyak hikmah yg dapat dipetik

Cerita dramatis berisi luka liku onlinepun dirasakan bak sebuah sinetron televisi, bagaimana kebingunganya saat ujian mati mati lampu, saat quota habis, saat jaringan internet tidak stabil  dan lain lain.yang mengakibatkn tugas tugas kuliah, belajar, ujian dan sidang tidak bisa diikuti dan dikerjakan dgn maksimal.

Sudah barang tentu tidak sedikit hikmah positif yg bisa diambil dan dipelajari, melek teknologi menjadi sebuah keharusan di kalangsn Pelajar, Mahasiswa, Guru, Pemuda, Pekerja bahkan ibu ibu rumah tangga sekalipun dan dari segala profesiπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ

Menghindar dari Teknologi sebuah keniscayaan tapi mnghadapi Teknologi dengan  berbagsi resiko dan tuntutan tu sebuah keharusan.

Drama tragis dimulai, seperti malam malam sebelumnya di rumah mungil yang hanya berpenghuni tiga orang yaitu seorang ibu dengan dua orang anak ini setiap malam diisi dengan rutinitas di depan leptop, baik ibunya dengan pekerjaan sekolah yang seringkali di oleh olehin ke rumah, maupun anaknya yang memang sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi sidang akhir virtual yang tinggal menghitung hari.

Diantara lantunan murotal yang selalu menemani saat kerja malam dan hentakan tuts keyboar leptop  terdengar suara gaduh dari kamar di lantai dua tempat sang anak lelaki melakukan rutinitasnya suara itu kadang muncul tapi terus hilang begitu saja.

Penasaran dengan suara yang kebetulan muncul kembali ditambah lagi seperti ada yang memukul dinding akhirnya dengan refleks sedikit berlari menaik anak tangga ingin mengetahui apa sebenarnya yang terjadi.

Sambil terbirit birit menaik anaki tangga itu fikiran jelek terlintas apa yang terjadi dengan anaku ya Allah... daaan terlihat dia sedang nangis berguling guling di kasur sambil sesekali memukulkan tangannya ke dinding.

Melihat yang terjadi sepontan kupeluk erat tubuhnya sambil dielus kepalanya dengan bergumam " kaka.. kasep apa yang terjadi istigfar tenangkan diiri" diambilkanya air minum. Sepertinya ada masalah yang cukup berat, karena hal semacam ini sebelumnya tidak pernah terjadi.

Terbayang kan bagaimana Perasaan seorang  saat melihat anaknya sedang kecewa berat seperti itu , tentu sedih, lemas juga tidak berdaya dan bingung apa yang harus dilakukan.

Setelah sedikit tenang dan bisa menguasai diri di sela isakan menahan tangis  barulah dia menjelaskan, " bu.. file tugas akhir kaka dan laporan laporan  serta tugas tugas penting lainnya hilang lenyap dikomputer oleh virus dan Hecker padahal itu semua bahan sidang" , sambil tersedu sedu lagi menangis karena tidak kuasa menahan rasa kecewa.

Bagaikan tersambar petir disiang hari kaget, lemes, sedih, pilu campur aduk jadi satu bagai nano nano. Astagfirullah kenapa bisa terjadi di saat saat menjelang hari H. Tanpa terasa air mata ini menetes sedih melihat kekecewaan anaku.

Alhamdulillah tidak lama kemudian langsung bisa mnguasai diri dan mengendalikan situasi, " tenang naak pasti ada solusi terbaik yuuuk kita tenangkan diri ambil air wudhu"  sambil kubimbing dia ke kamar mandi.

Saat dia sedang shalat otakku berputar  dan berfikir langkah pertama apa yag harus ditempuh, waktu sudah menunjukan pukul 23.30 dengan demangat untuk membantu anak memberanikan diri menelpon teman yg faham IT kebetulan WA nya masih on.

Peristiwa lenyapnya file yang hanya disimpan di komputer saja tanpa menyimpanya secara online baik di google drive atau onedrive menjadi pelajaran yang sangat berharga khususnya bagi kami dan umumnya bagi kita semua, untuk mengantisifasi hal hal yang tidak diinginkn seperti yang terjadi sekatang ini.

Singkat cerita setelah mnghubungi bebetapa orang ahli IT dari sejak malam sampai besok harinya menjelang sore berdasarkn rujukan dari beberapa teman, untuk bisa  memulihkan kembali dan atau mengembalikan kembali file itu sangaat sulit dan sangaat jarang yang berhasil dari beberapa kasus yang pernah terjadi.

Sebingung dan sesedih apapun dengan peristiwa yang menimpa anaknya, seorang ibu tidak boleh menampakkannya, didepan anak harus tetap tegar dan kuat dan justru harus bisa memberi semangat dan motivasi.

Bagaimana tidak sedih melihat anak seperti orang bingung, tidak mau makan, hanya duduk termangu pindah dari satu tempat ketempat lain sungguh memilukan. Dalam benaknya katanya hanya satu khawatir tidak bisa lulus tahun ini dan mengecewakan serta membuat ibu sedih, sungguh anak yang baik😍😍

Menjelang petang coba dibuka obrolan ringan  agar segera menghubungi pihak kampus  dan menceritakan kronologi atas peristiwa yang menimpa dengan mengirim foto bukti bukti bahwa file terkena hecker.

Menjelang malam hari terlihat anakku mulai tenang, sudah mau makan dan tidak lagi terlihat seperti orang bingung. Alhamdulillah ya Rob rasanya bahagia tak terhingga.

Setelah menerima laporan, alhamdulillah pihak kampus memberi keringanan agar segera membuat lapiran lagi seberesnya sanpai waktu sidang tiba, tapi setelah sidang dituntut untuk menyelesaikan dengan baik.

Semangaat dari anakku muncul kembali langsung mulai  membuat strategi mnyusun kembali laporan akhir yang dia ingat sesuai dengan apa yang pernah dia susun dan lakukan.

Sungguh sebuah anugerah atau memang kebetulan atas kehendak Allah sidang akhir yang semula tinggal tiga hari lagi diundurkan oleh pihak kampus satu minggu katena satu dan lain hal. Allahu akbar trimakasih ya Rob kuasaMU hal yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin.

Semangat jagoanku kembali tumbuh dia memiliki target harus selesai dengan usaha dan doa, dan alhamdulillah selesai sesuai terget Allah permudah segalanya Dunia seperti berwarna kembali

Tibalah hari yang ditentukan tepatnya 24 Juli 2021 jam 13.00 WIB sidang akhir virtual jadwal anaku dimulai, semua dipersiapkan dengan maksimal karena khawatir tiba tiba mati lampu dan signal hilang waaah terbayang pasti drama sedih akan terulang lagi.

Karena sidang sudah didahului dengan drama tragis, maka otomatis rasa cemas selalu menghantui saat sidang berlangsung,  " ibu akas siap disampingmu naak..... mendampingi dan mendoakanmu sampai berakhirnya sidang " gumamku dalam hati.

Satu jam telah berlalu seperti tidak bisa nafas saat anakku menjawab pertanyaa- pertanyaan dari dosen penguji khawatir nerves dan lain lain tapi ternyata dia begitu tenang dan yakin dengan argumennya. Spontan setwlah sidang berakgir teriak histeris dan sujud sykur kami lakukan.

Seminggu setelah sidang Alhamsulillah saat yang dinanti tiba pengumuman kelulusan, beritanya jagoanku lulus dengan mulus dengan predikat A Allahuakbar sungguh kuasaMU luar biasa dengan sifat Rahman dan RahimMU ya Rob.

*Allah itu memberikan Ujian sudah satu paket dgn Solusi, asal mau berdoa dan berusaha dgn sekuat Tenaga* itu salah satu pesan teman menanggapi peristiwa ini. Sungguh makin yakin dgn  Firman Allah  Fainnamaal Usri yusron Innamaal usri yusro" dibalik kesulitan pasti afa kemudahan.

Trimakasih atas srmua yg terjadi, sungguh Allah maha Besar. Lalu nikmat apalgi yg tidak engkau Syukuri????

SABTU, 24 Juli 2021

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer